"JIKA hanya ada 1 kesempatan terbaik mencintaimu, maka setiap detik tentu tak boleh & tak akan ada yang aku lewatkan."
Via Sajak puisi
"MENDEKATLAH. Lalu lihat di mataku, puisi terindah yang pernah kutemukan; senyummu."
via Sajak puisi
"akulah yang ada di dekatmu, menjadi udara, menjadi cahaya, atau apa saja yang baik, yang akan berpulang ke jantungmu."
Via sajak puisi
"Engkau adalah akhir kembara, di ujung lengkung bianglala aku menunggu; membawa hati yang mematri namamu pada sebilah kata."
Via sajak puisi
"Kelak, cinta akan membuatmu mengerti, bagaimana rasanya berjalan di atas jembatan, yang tak pernah menghubungkan apa-apa."
Via sajak puisi
"Aku menyelami matamu dalam-dalam, mencari jiwaku yang hilang, yang kau curi hanya dengan sebuah senyuman."
Via sabdaliar
"di mata kamu ada pasar malam, dan saya anak yang selalu ingin mengunjunginya. berkali-kali."
Via sajak puisi